Indonesiasentris.com | Peramalan (Forecasting) dalam manajemen operasi adalah proses untuk memperkirakan atau memprediksi kebutuhan dan permintaan di masa depan, baik dalam hal produk, jasa, bahan baku, maupun sumber daya lainnya yang diperlukan dalam operasional suatu organisasi. Peramalan merupakan input dasar yang krusial dalam proses pengambilan keputusan manajemen operasi.
Tujuan Utama Peramalan
Tujuan utama peramalan adalah untuk meminimalkan risiko ketidakpastian di masa depan dan memungkinkan perusahaan mengambil keputusan yang efektif dan efisien.
- Perencanaan Produksi (Kuantitas dan Waktu): Menentukan berapa banyak produk yang harus diproduksi dan kapan harus diproduksi untuk memenuhi permintaan konsumen.
- Pengelolaan Persediaan (Inventory Management): Menetapkan jumlah optimal bahan baku, komponen, dan produk jadi yang harus disimpan untuk menghindari kekurangan (stockout) atau kelebihan persediaan (excess stock).
- Perencanaan Kapasitas (Capacity Planning): Memutuskan kebutuhan sumber daya jangka panjang seperti fasilitas, mesin, dan tenaga kerja.
- Pengalokasian Sumber Daya: Mengatur anggaran, tenaga kerja, dan sumber daya lain secara tepat sasaran.
- Pengendalian Biaya: Mengurangi biaya operasional, penyimpanan, dan kekurangan persediaan.
Komponen-Komponen Peramalan
Peramalan yang efektif melibatkan serangkaian langkah dan komponen:
1. Horison Waktu (Time Horizon)
Peramalan diklasifikasikan berdasarkan jangka waktu perkiraannya, yang memengaruhi jenis keputusan operasional yang diambil:
| Jenis Peramalan | Jangka Waktu | Fokus Keputusan Operasional |
| Jangka Pendek | Umumnya kurang dari 3 bulan (hingga 1 tahun) | Penjadwalan pekerjaan, penugasan tenaga kerja, perencanaan pembelian, dan penentuan tingkat produksi harian/mingguan. |
| Jangka Menengah | 3 bulan hingga 3 tahun | Perencanaan penjualan, anggaran produksi, perencanaan kas, dan analisis rencana operasi. |
| Jangka Panjang | Lebih dari 3 tahun | Perencanaan fasilitas (pabrik baru), investasi modal, penelitian dan pengembangan (R&D), serta perencanaan produk baru. |
- Metode Kualitatif (Qualitative Methods)
Digunakan ketika data historis terbatas atau tidak tersedia (misalnya, untuk produk atau layanan baru). Metode ini bergantung pada penilaian ahli, pengalaman, dan intuisi (subjektif).
- Juri Opini Eksekutif (Jury of Executive Opinion): Mengumpulkan pandangan dan konsensus dari sekelompok eksekutif atau manajer tingkat tinggi.
- Metode Delphi: Serangkaian kuesioner iteratif yang diajukan kepada panel ahli secara anonim. Umpan balik dari setiap putaran diberikan kepada panelis untuk memandu estimasi mereka hingga dicapai konsensus.
- Komposit Tenaga Penjualan (Sales Force Composite): Setiap tenaga penjualan memperkirakan permintaan di wilayah mereka; perkiraan ini kemudian digabungkan di tingkat regional dan nasional.
- Survei Pasar Konsumen (Consumer Market Survey): Mengumpulkan informasi dari konsumen potensial tentang niat dan preferensi pembelian mereka.
- Metode Kuantitatif (Quantitative Methods)
Menggunakan data historis dan model matematis untuk memproyeksikan permintaan di masa depan (objektif). Metode ini cocok ketika tersedia data masa lalu yang cukup dan diasumsikan bahwa pola masa lalu akan berlanjut di masa depan.
3. Pengukuran Kesalahan Peramalan
Semua peramalan mengandung kesalahan. Mengukur kesalahan sangat penting untuk mengevaluasi keakuratan metode peramalan yang digunakan.
- Kesalahan (Error) = Nilai Aktual ($A$) – Nilai Ramalan ($F$)
- MAD (Mean Absolute Deviation): Rata-rata dari nilai absolut semua kesalahan.
- MSE (Mean Squared Error): Rata-rata dari kuadrat semua kesalahan.
- MAPE (Mean Absolute Percentage Error): Rata-rata dari kesalahan absolut yang dinyatakan dalam persentase.
Daftar Pustaka (Contoh Referensi Klasik dan Kontemporer)
Berikut adalah contoh daftar pustaka yang relevan dengan topik peramalan produksi dan operasi, yang biasanya digunakan dalam konteks akademik di Indonesia:
- Assauri, Sofjan. (2016). Manajemen Operasi Produksi: Pencapaian Sasaran Organisasi Berkesinambungan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
- Gaspersz, Vincent. (1998/2012). Production Planning and Inventory Control: Bedasarkan Pendekatan Sistem Terintegrasi MRP II dan JIT Menuju Manufakturing 21. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
- Handoko, T. Hani. (2011). Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi 1. Yogyakarta: BPFE.
- Heizer, Jay, dan Barry Render. (2015). Manajemen Operasi: Manajemen Keberlangsungan dan Rantai Pasokan. Edisi ke-2 (atau yang terbaru). Jakarta: Salemba Empat.
- Makridakis, Spyros G., Steven C. Wheelwright, dan Victor E. McGee. (1999). Metode dan Aplikasi Peramalan. Jilid 1 Edisi Kedua. Jakarta: Bina Rupa Aksara.
- Stevenson, William J. (2009/2014). Manajemen Operasi. Edisi 9 (atau yang terbaru). Jakarta: Salemba Empat. (Terjemahan dari Operations Management).