Logo Indosia sentris Logo Indosia sentris
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Heritage
  • Lifestyle
    • Pariwisata
  • Saintek
  • Ekonomi
Reading: Asteroid akan Hantam Bumi 22 Desember 2032, Fakta Baru dari Peneliti
Share
Search
Font ResizerAa
Indonesia SentrisIndonesia Sentris
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Heritage
  • Saintek
Search
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Heritage
  • Lifestyle
    • Pariwisata
  • Saintek
  • Ekonomi
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Home » Blog » Asteroid akan Hantam Bumi 22 Desember 2032, Fakta Baru dari Peneliti
Saintek

Asteroid akan Hantam Bumi 22 Desember 2032, Fakta Baru dari Peneliti

Dalam sebuah penelitian, ditemukan potensi asteroid cukup besar menghantam Bumi pada 22 Desember 2032. Begini penelitian ahli.

By admin
Last updated: 18/02/2025
2 Min Read
Share
asteroid-jatuh
dok. iflscience.com

INDONESIASENTRIS.COM | Dalam sebuah penelitian, ditemukan potensi asteroid cukup besar menghantam Bumi pada 22 Desember 2032 mendatang. Temuan ilmuwan NASA terbaru meningkatkan perhitungan dari 1,2% menjadi 2,3%.

Asteroid 2024 YR4 berukuran 55 meter dengan laju kecepatan hampir 48 ribu kilometer per jam (kpj). Menurut perhitungan, asteroid tersebut bisa memusnahkan sebuah kota besar.

Energi yang dilepaskan 2024 YR4 sebesar 8 megaton energi. Besarannya sekitar lebih dari 500 kali energi dilepaskan oleh bom atom Hiroshima Jepang bertahun-tahun lalu.

Space menuliskan tabrakan itu berpeluang 1:43 pada 2032. David Rankin selaku insinyur operasi Catalina Sky Survey University of Arizona mengungkapkan peluang melesatnya 97,9% dari Bumi.

“Saat peluang berlipat ganda dari 1% menjadi 2%, hal ini membuat banyak kebisingan. Namun tidak sama dengan peluang 40% menjadi 80%. Asteroid ini tidak perlu dikhawatirkan,” kata dia, dikutip dari cnbcindonesia.com, Senin (17/2/2025).

Berdasarkan perhitungan baru, memiliki peluang menabrak Bulan. Namun peluangnya juga lebih kecil lagi.

Rankin mengatakan peluangnya sebesar 0,3%. “Kemungkinan benda ini melontarkan kembali sejumlah material yang bisa menghantam Bumi, namun saya meragukan itu menjadi ancaman besar,” jelas Rankin.

Rankin mengatakan hantaman pada Bulan bisa melepaskan lebih banyak energi. Setidaknya sama dengan 340 bom di Hiroshima.

Profesor ilmu planet di Imperial College London, Gareth Collins mengatakan kondisinya cukup aman di Bumi. Karena material akan terbakar selama masuk atmosfer Bumi.

Tim ilmuwan internasional akan menggunakan Teleskop Angkasa James Webb (JWST) mempelajari lebih lanjut. Termasuk terkait ukuran dan lintasan asteroid tersebut.

Sejauh ini para astronom melakukan pengamatan dengan teleskop di Bumi. Ukuran benda tersebut menggunakan perkiraan dari mengukur jumlah cahaya yang memantul dari asteroid.[]

SOURCES:cnbcindonesia.com

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print

SUBSCRIBE NOW

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]

HOT NEWS

phri dki jakarta

Rakerda PHRI, Ini Imbauan Menteri Lingkungan Hidup untuk Usaha Hotel dan Restoran

LifestylePariwisata
14/06/2025
Muhamad Ardiansyah Insitut Umul Quro Al Islami Bogor

Indonesia Darurat Bencana: Antara Takdir dan Kelalaian

Muhamad Ardiansyah (Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Insitut Umul Quro Al Islami Bogor)

24/12/2025
tower ASN

Update IKN, Sebanyak 27 Tower untuk ASN sudah Kelar

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan 27 tower untuk ASN di Ibu…

21/01/2025
rusun ikn

Update IKN, Ketua MPR akan Tinjau Pembangunan IKN

Pemerintah terus melakukan pembangunan di IKN. Dalam waktu dekat Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan…

21/01/2025

YOU MAY ALSO LIKE

Hujan Meteor Keajaiban Langit: Ini Jadwal di Indonesia

Hujan meteor bukan hanya sekadar pertunjukan cahaya di langit; mereka adalah hasil dari interaksi antara Bumi dan puing-puing luar angkasa.

Saintek
25/01/2025

Homo Erectus Purba: Misteri Laut Madura Terkuak

INDONESIASENTRIS.COM | Bayangkan ini: Anda sedang berjalan-jalan di tepi pantai Gresik, di lokasi milik Berlian Manyar Sejahtera (BMS) menikmati semilir…

Saintek
02/06/2025

Mengenal Proses Gerhana Matahari dan Jadwalnya di Tahun 2025

Mengenal proses gerhana matahari di tahun 2025. National Aeronautics and Space Administration (NASA) merilis datanya

Saintek
25/01/2025

Lulusan Pascasarjana UGM Didorong Tingkatkan Kompetensi Digital

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengimbau kepada lulusan pascasarjana untuk meningkatkan kompetensi digital

Saintek
25/01/2025

Logo Ikon Indonesia Sentris

Web Syndication:

  • Info Keamanan
  • Destinasi Indonesia
  • Warta Regional
  • Info UMKM
  • Info Halal
  • Inilah Kita
  • Info Pesantren
  • Info Beasiswa
  • Suara Muslim
  • Info Masjid
  • Info Kuliner
  • Info Sehat
  • Info Tekno
  • Seputar Rumah
  • Kota Surabaya
  • Info Bekasi
  • Jasa Publikasi
  • Info Santai
  • About Us
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Heritage
  • Lifestyle
    • Pariwisata
  • Saintek
  • Ekonomi
Seedbacklink
Indonesia SentrisIndonesia Sentris
Follow US
@2025 | IndonesiaSentris
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?