Indonesia Sentris | Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata melalui penerapan ilmu pengetahuan yang dimiliki mahasiswa kepada masyarakat. Pada kegiatan PKM kali ini, sasaran yang dipilih adalah remaja di Panti Asuhan Nur Karomah Depok yang dinilai perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya literasi keuangan dan pengelolaan uang sejak usia dini sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan yang semakin kompleks.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2026 di Panti Asuhan Nur Karomah Depok, Jawa Barat, dengan mengusung tema “Pembentukan Karakter Hemat dan Cerdas Finansial pada Remaja melalui Edukasi Manajemen Keuangan Sederhana”. Tim pelaksana kegiatan dipimpin oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang bersama anggota kelompok PKM. Tema ini dipilih karena masih banyak remaja yang memahami uang hanya sebagai alat untuk memenuhi keinginan, tanpa memahami pentingnya pengelolaan keuangan, penentuan prioritas, serta kebiasaan menabung yang menjadi dasar terbentuknya perilaku finansial yang sehat.
Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep dasar literasi keuangan, mulai dari pengertian literasi keuangan, tujuan dan manfaat pengelolaan keuangan, hingga pentingnya membangun kebiasaan finansial yang baik sejak dini. Materi juga membahas konsep kebutuhan dan keinginan, keterbatasan sumber daya, serta pentingnya menentukan skala prioritas dalam penggunaan uang. Pembahasan dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari agar peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cara mengelola uang saku secara sederhana, seperti membagi uang untuk kebutuhan, tabungan, dan pengeluaran pribadi. Materi mengenai pentingnya dana darurat turut diberikan sebagai upaya menanamkan kesadaran bahwa tidak semua kondisi dapat diprediksi dan setiap individu perlu memiliki persiapan menghadapi kebutuhan yang bersifat mendesak. Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilengkapi dengan diskusi interaktif, studi kasus sederhana, serta quiz edukatif yang melibatkan peserta secara aktif.
Kegiatan ini mendapatkan respons yang sangat positif dari peserta dan pengurus panti asuhan. Para peserta terlihat antusias selama kegiatan berlangsung dan aktif mengikuti sesi diskusi maupun tanya jawab. Banyak peserta yang mulai menyadari bahwa mengelola uang bukan hanya tentang seberapa besar uang yang dimiliki, tetapi bagaimana seseorang mampu menggunakan uang tersebut secara bijak sesuai kebutuhan dan prioritas. Pengurus panti asuhan juga menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan pengetahuan yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan remaja saat ini.
Melalui kegiatan ini diharapkan remaja di Panti Asuhan Nur Karomah dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya literasi keuangan serta mampu menerapkan kebiasaan finansial yang sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter hemat dan cerdas finansial sejak usia remaja diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam menciptakan generasi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijaksana di masa depan.
Artikel ini disusun sebagai bentuk dokumentasi kegiatan sekaligus media informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya edukasi literasi keuangan sejak dini. Selain meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan uang, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pembentukan karakter finansial dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan dilakukan secara konsisten.