Logo Indosia sentris Logo Indosia sentris
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Artikel
Reading: Faktor Manusia dalam Risiko: Mengelola Human Error melalui Budaya Sadar Risiko
Share
Font ResizerAa
Indonesia SentrisIndonesia Sentris
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Heritage
  • Saintek
Search
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Artikel
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Home » Blog » Faktor Manusia dalam Risiko: Mengelola Human Error melalui Budaya Sadar Risiko
Dialektika

Faktor Manusia dalam Risiko: Mengelola Human Error melalui Budaya Sadar Risiko

Bagastian Suseno Ajie (Mahasiswa Universitas Pamulang)

By admin
Last updated: 30/04/2026
5 Min Read
Share

Dalam sudut pandang bisnis modern yang kompleks, organisasi seringkali berinvestasi besar-besaran pada teknologi canggih, keamanan siber, serta audit keuangan untuk memitigasi risiko, Namun Sebagian besar laporan investigasi kecelakaan kerja terjadi secara konsisten menunjuk pada “kesalahan manusia” (Human Error) sebagai faktor penyebab utama contoh: kegagalan oprasional, mulai dari salah input data finansial hingga kecelakaan kerja fatal. Manajemen risiko yang hanya berfokus pada teknologi atau sistem teknis tanpa mempertimbangkan perilaku manusianya akan menyisihkan celah kerentanan yang besar. Oleh karena itu, organisasi perlu membangun “Budaya Sadar Risiko” agar risiko tidak hanya dikelola oleh suatu divisi organisasi tetapi juga di lakukan oleh masing-masing individu dalam organisasi tersebut.

 Memahami Fenomena Human Error dalam Organisasi

Kesalahan manusia bukanlah merupakan fenomena tunggal, menainkan hasil dari interaksi yang kompleks antara psikologi individu dan lingkungan kerja. Teori James Reason, yang paling terkenal adalah “Model Keju Swiss” (Swiss Cheese Model), menjelaskan bahwa kecelakaan atau kegagalan sistem terjadi bukan karena satu kesalahan tunggal, melainkan kombinasi kegagalan laten (organisasi) dan aktif (manusia) yang menembus berbagai lapisan pertahanan. Teori ini mengasumsikan bahwa organisasi memiliki bberapa lapisan pertahanan seperti prosedur, pengawasan, dan teknologi. Namun, setiap lapisan memiliki kelemahan yang diibaratkan seperti lubang pada keju swiss. Human error akan menjadi fatal apabila lubang-lubang pada setiap lapisannya sejajar dalam satu garis, maka akan memicu terjadinya insiden besar dalam organisasi secara finansial maupun reputasi.

Budaya Sadar Risiko (Risk-Aware Culture) sebagai Solusi

 Budaya sadar risiko merupakan sekumpulan nilai, keyakinan, dan pemahaman individu mengenai risiko di dalam suatu organisasi. Budaya yang sehat dalam organisasi tidak bertujuan untuk menciptakan manusia menjadi sempurna, melainkan dengan budaya yang sehat dapat menumbuhkan rasa yang “aman secara psikologis’.

  1. Peralihan dari budaya menyalahkan ke budaya yang adil (Blame Culture ke Just Culture): Organisasi yang sukses adalah organisasi yang tidak lagi menyalahkan “siapa yang salah?” tetapi bertanya “apa yang salah oleh sistem organisasi kita”. Dalam just culture, laporan mengenai kesalahan diapresiasi sebagai data yang berharga untuk perbaikan, bukan dasar untuk hukuman instan.
  2. Karakteristik Utama: Budaya ini ditandai dengan adanya keterbukaan (openness), akuntabilitas yang jelas, serta komitmen dari manajemen puncak (tone at the top) yang menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap kesadaran risiko lebih utama daripada sekedar mencapai target jangka pendek.

Strategi Mengelola Risiko Faktor Manusia

Untuk mengintegrasikan budaya risiko ke dalam operasional, diperlukan langkah-

langkah konkret:

  • Edukasi Keberlanjutan: Melakukan pelatihan terhadap anggota organisasi terkait manajemen risiko, tidak boleh hanya bersifat administratif belaka. Melakukan simulasi terhadap kasus nyata untuk membantu karyawan memahami dampak nyata dari setiap tindakan mereka.
  • Menggunakan sistem yang mendukung: menggurangi ketergantungan pada manusia melalui otomatisasi atau mekanisme check-and-balance pada titik-titik kritis.
  • Sistem pelaporan insiden (Near-Miss Reporting): Mendorong karyawan melapor kejadian “hampir celaka”. Data ini memungkinkan organisasi melakukan mitigasi sebelum risiko benar-benar terjadi.
  • Insentif berbasis kepatuhan: Memberikan penghargaan terhadap departemen atau individu yang proaktif dalam mengidentifikasi risiko baru dilapangan.

Studi Kasus: Implementasi pada Sektor Perbankan

Sebagai contoh, dalam industri perbankan, kesalahan kecil dalam entri data atau

kegagalan verifikasi identitas dapat menyebabkan kerugian miliaran rupiah atau pelanggaran hukum pencucian uang. Bank yang memiliki budaya risiko tinggi akan menerapkan protokol “dua pasang mata” (four-eye principle) dan secara rutin mengevaluasi tingkat kelelahan karyawan. Di sini, manajemen risiko bukan lagi hambatan bagi kecepatan transaksi, melainkan pelindung keberlangsungan bisnis dan kepercayaan nasabah.

Kesimpulan

            Manajemen yang efektif tidak munkin dicapai hanya melalui perangkat lunak atau buku panduan prosedur. Manusia merupakan salah satu peran penting yang tidak dapat digantikan sekaligus menjadi titik terlemah dalam organisasi. Dengan membangun budaya sadar risiko, organisasi dapat mengubah human error dari sebuah ancaman menjadi peluang pembelajaran untuk memperkuat sistem secara keseluruhan.

Saran

            Diharapkan para pemimpin organisasi mulai melakukan assesmen terhadap “kematangan budaya risiko” mereka. Fokuslah pada komunikasi internal dan pastikan para karyawan memiliki pemahaman yang sama mengenai batasan risiko (risk appetite) perusahaan.

 

Referensi

  • Kessi, A. T. F., & SKM, M. K. (2026). MEMITIGASI HUMAN ERROR DALAM SISTEM MANAJEMEN K3: Sebuah Pendekatan Sistemik untuk Mencegah Kecelakaan Kerja. PT. SAMUDRA SOLUSI PROFESIONAL.
  • Reason, J. (1990). Human error. Cambridge university press.
  • Fadhila, R. N., & Nuryanah, S. (2024). Peran Coaching, Mentoring Dan Counseling Dalam Upaya Menumbuhkan Budaya Sadar Risiko: Studi Kasus Pada Sekretariat Pengadilan Pajak. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(1), 1744-1772.

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print

HOT NEWS

lift rumah

Skelevator: Spesialis Lift Rumah Mewah Premium di Indonesia

Indonesia Sentris | Hunian mewah tidak hanya soal ukuran bangunan atau desain interior yang elegan,…

30/07/2026
Wamenkomdigi Nezar Patria di Yogyakarta

Lulusan Pascasarjana UGM Didorong Tingkatkan Kompetensi Digital

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengimbau kepada lulusan pascasarjana untuk meningkatkan kompetensi…

27/06/2026
phri dki jakarta

Rakerda PHRI, Ini Imbauan Menteri Lingkungan Hidup untuk Usaha Hotel dan Restoran

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta usai menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-V.

27/06/2026
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya

Presiden Prabowo akan Lantik 270 Kepala Daerah Terpilih pada 6 Februari 2025

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengumumkan bahwa sekitar 270 kepala daerah terpilih hasil…

27/01/2025
fadli zon di masjid banten

Menbud Dorong Situs Kesultanan Banten Jadi Cagar Budaya Nasional

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong kawasan Banten Lama sebagai kawasan bekas berdirinya Kesultanan Banten menjadi…

27/06/2026

Fadli Zon Angkat Hasjim sebagai Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon resmi mengangkat Hasjim Djojohadikusumo sebagai Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar…

27/06/2026
perumahan rakyat

Program 3 Juta Rumah, Menteri BUMN Komitmen Dukung Program Pembiayaan KPR

Erick Thohir, menyatakan komitmen untuk mendukung pembiayaan penyaluran perumahan dalam rangka menyukseskan program 3 juta…

21/01/2025
rusun ikn

Update IKN, Ketua MPR akan Tinjau Pembangunan IKN

Pemerintah terus melakukan pembangunan di IKN. Dalam waktu dekat Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan…

21/01/2025
tower ASN

Update IKN, Sebanyak 27 Tower untuk ASN sudah Kelar

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan 27 tower untuk ASN di Ibu…

21/01/2025

YOU MAY ALSO LIKE

Teleportasi Kuantum Isra Mi’raj

INDONESIASENTRIS.COM | Ada satu pertanyaan besar yang sering muncul ketika membahas Isra' Mi’raj Nabi Muhammad Saw: bagaimana mungkin perjalanan sejauh…

Dialektika
30/01/2025

Analisis Penerapan Model B2B2C dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Servis Kendaraan Mitsubishi

Natali Margharetha Suprianto (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Dialektika
27/04/2026

Raja Berita di Ratusan Kota

Dengan hanya satu laptop dan sekumpulan algoritma yang diopreknya dari khazanah ilmu kecerdasan buatan, ia menjadi raja media.

Dialektika
12/02/2025

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Oleh: Yusuf Blegur

Dialektika
23/04/2026

Logo Ikon Indonesia Sentris

Web Syndication:

  • Info Keamanan
  • Destinasi Indonesia
  • Warta Regional
  • Info UMKM
  • Info Halal
  • Inilah Kita
  • Info Pesantren
  • Info Beasiswa
  • Suara Muslim
  • Info Masjid
  • Info Kuliner
  • Info Sehat
  • Info Tekno
  • Seputar Rumah
  • Kota Surabaya
  • Info Bekasi
  • Jasa Publikasi
  • Info Santai
  • Info Bisnis
  • About Us
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Artikel
Seedbacklink
Indonesia SentrisIndonesia Sentris
Follow US
@2025 | IndonesiaSentris
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?